JABARONLINE.COM - Hujan deras yang mengguyur Kampung Mariuk, Desa Cidadap Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan sedikitnya tiga rumah warga terendam banjir. Banjir dipicu tersumbatnya aliran air akibat gorong-gorong dan selokan pembuangan yang ditutup oleh salah seorang pemilik lahan, sehingga air tidak dapat mengalir ke Sungai Cimandiri.
Air hujan yang seharusnya mengalir ke kali justru berbalik arah dan meluap ke permukiman warga. Gorong-gorong yang ditutup tersebut diketahui sudah ada sejak lama dan selama ini menjadi jalur utama pembuangan air saat hujan turun.
Salah satu warga terdampak, Lismawati Cima, warga RT 03 RW 01 Kampung Mariuk, mengatakan banjir terjadi karena aliran air sengaja ditutup.
“Air tidak bisa lewat karena gorong-gorong ditutup. Padahal gorong-gorong itu sudah ada dari zaman dulu. Sekarang air malah naik dan masuk ke rumah,” kata Lismawati, minggu 11/1/2026.
Ia menuturkan, sebelum saluran air ditutup, wilayah tersebut tidak pernah mengalami banjir meski hujan deras mengguyur.
“Dulu aman, hujan deras sekalipun air langsung ke Cimandiri. Setelah ditutup, setiap hujan pasti waswas banjir,” ujarnya.
Warga menilai penutupan selokan dan gorong-gorong dilakukan sepihak tanpa memikirkan dampak bagi masyarakat sekitar.
Akibatnya, warga kecil harus menanggung kerugian karena rumah terendam air.
“Yang rugi kami warga. Ini bukan saluran baru, tapi jalur air lama yang sudah dipakai puluhan tahun,” tambahnya.



