JABARONLINE.COM – Lembaga Bantuan Hukum Persatuan Pensiunan Indonesia (LBH PPI) bersinergi dengan Perkumpulan Purnabakti Pegawai Mahkamah Agung (PERPUGAMA) menggelar acara Halal Bihalal di Ballroom Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Mengusung tema “Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan dalam Semangat Idul Fitri”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen terhadap layanan hukum yang berintegritas.
Acara yang dihadiri sekitar 300 peserta tersebut juga diwarnai dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu. Sejumlah tokoh nasional tampak hadir dalam agenda ini, di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. H. Anwar Usman, S.H., M.H., mantan Jaksa Agung RI Dr. Hendarman Supandji, S.H., serta Pembina LBH PPI Drs. Samijono, MPA.
Ketua Umum LBH PPI sekaligus Ketua Umum PERPUGAMA, Dharsyi Akib, S.H., M.H., menegaskan bahwa Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan refleksi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi para pensiunan yang membutuhkan akses keadilan.
“LBH PPI dan PERPUGAMA hadir sebagai wadah pengabdian untuk membantu purnabakti dan masyarakat umum dalam mendapatkan kepastian hukum. Semangat Idul Fitri harus menjadi landasan bagi kita untuk bekerja secara ikhlas, jujur, dan menjunjung tinggi integritas,” ujar Dharsyi dalam sambutannya.
Ia menambahkan, tantangan hukum bagi kalangan purnabakti ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan solidaritas internal yang kuat serta profesionalisme advokat yang mumpuni untuk menghadapi dinamika tersebut.
Senada dengan hal itu, Sekretaris LBH PPI sekaligus Ketua Panitia, Dr. H. Hamin Achmadi, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan acara ini. Ia mengajak seluruh anggota menjadikan momentum Idul Fitri 1447 H sebagai titik awal untuk meningkatkan kepedulian sosial dan layanan hukum yang humanis.
“Kami berharap LBH PPI dan PERPUGAMA semakin solid dan tangguh dalam memberikan manfaat luas bagi pencari keadilan di Indonesia,” tutur Hamin.
Selain agenda formal dan organisasional, acara ini diisi dengan pengajian oleh Ustaz Syamsuri Firdaus serta tausiah dari KH Ahmad Nurul Huda Haem. Dalam ceramahnya, KH Ahmad menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan keikhlasan pasca-Ramadan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang mempererat kebersamaan antarpeserta.***



