Organisasi Profesi Perpustakaan: Pahlawan Modern dalam Gerakan Literasi Bangsa

Ruhimat,S.Sos,M.I.Kom

Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Bogor Raya

Kepala Perpustakaan BYC Library Universitas DJuanda

Dosen Sains Komunikasi Universitas Djuanda

 

Negara Indonesia memperingati Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November untuk mengenang jasa para pejuang yang telah memperjuangkan kemerdekaan negara mereka. Hari Pahlawan mengingatkan kita pada pahlawan dalam berbagai dimensi, pahlawan pengetahuan dan literasi. Dalam upaya tersebut, organisasi profesi perpustakaan berperan penting sebagai pilar pembangunan bangsa melalui pengelolaan informasi dan sumber daya literasi.

Selain berfungsi sebagai tempat untuk berkumpulnya pustakawan, organisasi profesi perpustakaan di Indonesia berperan sebagai katalisator untuk mengubah perpustakaan menjadi lembaga yang fleksibel dan kreatif di era digital. Melalui berbagai program profesionalisasi, pelatihan, dan advokasi, organisasi ini berusaha meningkatkan kualitas dan kemampuan pustakawan untuk menghadapi tantangan zaman seperti literasi digital, pengelolaan koleksi elektronik, dan pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan.

Selain itu, organisasi profesi perpustakaan memiliki peran yang sangat strategis dalam mengatasi krisis literasi di seluruh negeri. Dengan mendukung peningkatan keterampilan pustakawan dan pengembangan perpustakaan yang inklusif, organisasi ini membantu masyarakat di seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan daerah terpencil. Peran ini sesuai dengan semangat Hari Pahlawan, yaitu membangun bangsa yang kuat melalui penguasaan teknologi dan pengetahuan.