JABARONLINE.COM - Harapan baru merekah di Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Sebuah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tengah digarap, menjanjikan solusi atas persoalan klasik yang menghantui warga: krisis air bersih.
Camat Jampangkulon, Dading, bersama Kepala Desa Ciparay, Asep Pesva, turun langsung ke lokasi proyek pada Sabtu (27/9/2025). Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Bayangkan betapa sulitnya hidup tanpa air bersih. Mencuci pakaian, memasak, bahkan untuk sekadar minum pun harus bersusah payah mencari sumber air yang layak. Persoalan inilah yang ingin diakhiri oleh pemerintah daerah melalui pembangunan SPAM.
IKTN Sosialisasikan PP 39/2025 di Jawa Barat, Dorong Hilirisasi dan Pembenahan Tambang Rakyat
Menurut Camat Dading, SPAM ini diharapkan menjadi jawaban atas kesulitan yang selama ini dirasakan warga Desa Ciparay.
"Semoga SPAM ini bisa bermanfaat bagi kebutuhan air bersih warga Desa Ciparay," kata Dading, Sabtu (27/9/2025).
Direncanakan, proyek strategis ini akan diresmikan langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar. Sebuah simbol komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Sukabumi Mubarakah dan Jampangkulon Nyate Bos (Nyaman, Tentram, Bari Orangna Someah) melalui peningkatan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
TP PKK Kecamatan Jampangkulon Gelar Diseminasi Transformasi Posyandu 6 Bidang di Desa Ciparay
Kepala Desa Ciparay, Asep Pesva, turut menyampaikan harapannya. Ia meyakini bahwa SPAM yang dibangun oleh Dinas Perkimta (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Sukabumi ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
"Dengan adanya SPAM ini, semoga dapat meringankan beban warga dalam mendapatkan air bersih yang layak, serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat desa," ujar Asep Pesva.
Proyek SPAM ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga investasi untuk masa depan. Di kawasan selatan Sukabumi yang sering dilanda kekeringan, ketersediaan air bersih adalah kunci untuk menjaga kesehatan, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.



