JABARONLINE.COM – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut kembali memicu bencana tanah longsor. Kali ini, material tanah menerjang pemukiman warga di Kampung Cikedokan, Desa Jangkurang, Kecamatan Leles, pada Selasa (14/4/2026) sore.

Bencana tersebut berdampak langsung pada satu unit rumah milik Samsudin yang dihuni oleh empat jiwa. Selain merusak bangunan utama, material longsor juga menimbun sebuah kandang domba milik warga lainnya bernama Oding.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerusakan infrastruktur dilaporkan cukup signifikan. Tembok Penahan Tanah (TPT) dan pagar beton di lokasi tersebut jebol akibat tekanan tanah yang labil setelah diguyur hujan dalam durasi lama.

Berdasarkan hasil pendataan, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp44 juta. Rinciannya, kerusakan infrastruktur rumah mencapai Rp34 juta, sementara kerusakan pada kandang ternak diperkirakan senilai Rp10 juta.

Kondisi tanah yang jenuh air diduga menjadi penyebab utama hilangnya daya ikat tanah hingga memicu pergerakan. Akibatnya, bagian depan rumah Samsudin ambles, merusak akses masuk, serta mengancam struktur bangunan di sekitarnya.

Sebagai langkah penanganan darurat, warga setempat bergotong royong memasang penyangga dari bambu untuk menopang bagian teras rumah agar tidak roboh. Selain itu, kerja bakti dilakukan guna membersihkan material tanah yang menutup area pemukiman.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penilaian (assessment) serta memastikan kondisi keamanan bagi warga terdampak.

"Kami bersama warga sudah melakukan penanganan awal dengan memasang penyangga sementara dan membersihkan material longsor. Tim BPBD Kabupaten Garut juga telah melakukan assessment di lokasi," ujar Aliyudin dalam laporan resminya.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor. Mengingat curah hujan diprediksi masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.