JABARONLINE.COM – Kepolisian Resor (Polres) Garut mengambil langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dengan menyerap 17,75 ton jagung pipil hasil panen petani lokal. Kegiatan penyerapan ini dilaksanakan melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) di Gudang Bulog Garut, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Copong Mandala, Kecamatan Garut Kota, Rabu (15/4/2026).

Langkah strategis ini merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian, petani, dan instansi terkait untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus menstabilkan harga komoditas pertanian di tingkat daerah. Total jagung yang berhasil dikumpulkan mencapai 17,75 ton, yang berasal dari produksi kelompok tani di bawah pendampingan UPT Pertanian setempat.

Adapun rincian pasokan jagung tersebut berasal dari tiga wilayah hukum Polsek, yakni Polsek Leles menyumbang 5 ton, Polsek Leuwigoong sebanyak 6 ton, dan Polsek Cibiuk sebesar 6,75 ton.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Garut, Kompol Eka Anggriana, dengan didampingi jajaran pejabat Polres serta para Kapolsek terkait. Turut hadir dalam proses tersebut Kepala Gudang Bulog Garut dan perwakilan petani yang menyaksikan langsung penyerapan hasil bumi mereka.

Dalam keterangannya, Kompol Eka Anggriana menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung kesejahteraan petani sekaligus menyukseskan program pemerintah di sektor pangan nasional.

“Penyerapan hasil panen ini diharapkan mampu membantu petani dalam memasarkan produknya, sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di wilayah Garut,” ujar Kompol Eka.

Ia menambahkan, kerja sama lintas sektor seperti ini perlu terus berlanjut agar dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Melalui inisiatif ini, Polres Garut tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***