JABARONLINE.COM – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik Dede Mulyadi di Kampung Banen, RT 02 RW 11, Desa Limbangan Timur, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB tersebut memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk jajaran legislatif.
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, segera merespons kejadian tersebut setelah menerima informasi dari Kepala Desa Limbangan Timur, Heru Gunawan. Meski belum dapat meninjau lokasi secara langsung karena urusan keluarga, Yudha menginstruksikan timnya untuk bergerak cepat membantu korban.
Yudha mengutus Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Limbangan, Ali Saefudin, bersama sejumlah kader lainnya untuk mengunjungi kediaman korban pada hari yang sama. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan dukungan moril sekaligus menyalurkan bantuan untuk meringankan beban Dede Mulyadi yang diketahui tinggal sebatang kara.
“Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Limbangan bersama kader lainnya telah mengunjungi Pak Dede Mulyadi untuk memberikan dukungan moril sekaligus membantu meringankan beban beliau,” ujar Yudha dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2026).
Di sisi lain, Pemerintah Desa Limbangan Timur tengah mengupayakan bantuan jangka panjang bagi korban. Kepala Desa Heru Gunawan saat ini sedang menyusun proposal permohonan bantuan yang akan diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Garut melalui dinas terkait, termasuk Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim).
Langkah administratif ini diambil guna mempercepat proses rehabilitasi rumah korban agar layak huni kembali. Yudha pun berharap Pemerintah Kabupaten Garut memberikan respons cepat terhadap usulan tersebut.
“Semoga Pemerintah Kabupaten Garut bisa segera membantu Pak Dede Mulyadi agar beliau dapat pulih dan kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” tambah Yudha.
Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk. Sinergi antara pemerintah desa, wakil rakyat, dan instansi terkait diharapkan dapat mempercepat penanganan pascabencana bagi warga yang membutuhkan.***



