JABARONLINE.COM – Pelaksanaan imunisasi Outbreak Response Immunization (ORI) Campak bagi balita dan anak usia dini di wilayah Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, menunjukkan hasil yang signifikan. Hingga akhir April 2026, cakupan imunisasi di wilayah yang terdiri dari 24 desa tersebut telah mencapai 95,42 persen.
Plt Camat Malangbong, Deden Munawar, menyatakan bahwa capaian tersebut telah melampaui target minimal yang ditetapkan. "Hingga 24 April 2026, progres imunisasi ORI Campak di Malangbong alhamdulillah sudah mencapai 95,42 persen," ujar Deden saat memberikan keterangan pada Senin (27/4/2026).
Meski mencatatkan angka yang tinggi, Deden mengakui adanya tantangan di lapangan. Di beberapa desa, masih ditemukan orang tua yang enggan anaknya diimunisasi. Penolakan tersebut umumnya didasari oleh kekhawatiran akan efek samping seperti demam, serta kurangnya pemahaman mengenai manfaat jangka panjang imunisasi campak bagi kesehatan anak.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemerintah Kecamatan Malangbong menerapkan strategi khusus yang disebut dengan pola “One Day One Village”.
"Kami menerapkan pola One Day One Village, yaitu satu hari satu desa melalui gerakan ‘Gerebeg Imunisasi’. Pendekatan yang kami lakukan bersifat humanis, profesional, dan kolaboratif, sehingga target capaian ini dapat terpenuhi dengan baik," jelas Deden.
Terkait kondisi terkini, Deden memastikan bahwa saat ini tidak ditemukan kasus wabah campak di wilayah Malangbong. Berdasarkan pemetaan risiko, Malangbong masuk ke dalam zona hijau. Namun, upaya pencegahan tetap menjadi prioritas utama pemerintah setempat.
"Meskipun pernah ditemukan kasus, saat ini Malangbong berada di zona hijau. Oleh karena itu, langkah pencegahan melalui imunisasi tetap harus dilaksanakan secara konsisten," tambahnya.
Sebagai penutup, Deden mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk senantiasa menjaga pola hidup sehat bagi anak-anak mereka. Selain imunisasi, faktor kebersihan lingkungan dan asupan nutrisi juga memegang peranan penting dalam menjaga imunitas tubuh.
"Kami terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan anak-anak, mulai dari kebersihan makanan, pemberian asupan bergizi, hingga konsumsi vitamin secara rutin untuk menjaga daya tahan tubuh," pungkasnya.***



